Menjadi vokalis baru dan berstatus sebagai pengganti dari vokalis yang sudah sohor bukanlah suatu yang mudah. Meski awalnya Sarah merasakan beban besar itu, kini dia merasa lebih enjoy.
“Awalnya memang tidak mudah. Ada yang mencela tapi aku hanya senyum menanggapi celaan itu. Tapi ada juga yang memuji,” kata Sarah saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat 25 Februari 2011.
Sarah tak berkecil hati saat mendengar ejekan dari sejumlah kalangan. Ia tak mau memikirkan hal tersebut karena khawatir malah akan membuatnya stres dan merusak penampilan. Hanya saja, ia tak bisa tenang seratus persen karena ia membawa nama sebuah band.
“Kalau solo lebih mudah, kita performance jelek, kita diejek sendiri. Tapi, kalau vokalis band yang kena bandnya juga,” ungkapnya.
Sarah memulai debutnya sebagai vokalis Cokelat sejak pertengahan tahun 2010 lalu. Untuk menjadi vokalis di grup band tersebut, Sarah melewati proses yang panjang. Ia mengikuti audisi yang diadakan band yang sudah menelurkan tujuh album tersebut.
sumber : Finalia Kodrati, Beno Junianto vivanews

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !