“Lagu OST Perahu Kertas sebenarnya sudah cukup lama saya buat, kira-kira tahun 2009 sejak novel Perahu Kertas diterbitkan. Karena sejak awal Perahu Kertas dibesut oleh Bentang Pustaka, tawaran untuk memfilmkannya sudah sekaligus dilakukan oleh pihak Mizan Production. Dan sejak awal pula saya ingin membuatkan soundtrack utamanya. Lagu tersebut bercerita dari sudut pandang Kugy, tokoh utama perempuan dalam novel. Film Perahu Kertas juga memang bercerita dari sudut pandang Kugy, dan untuk itu saya membuat lirik yang menceritakan perasaannya, kegemarannya memakai perahu kertas sebagai medium untuknya bercerita, dsb. Saya membuat lagu tersebut cukup cepat, hanya sekitar 2-3 hari”. ,jelas Dewi ‘Dee’ Lestari
“Pemilihan Maudy sebagai penyanyi memang adalah pilihan paling strategis, karena dialah pemeran Kugy dalam film. Menurut saya memang nasib baiknya film Perahu Kertas memiliki pemeran utama yang memang penyanyi. Jadi memang sudah klop.”
“Sejujurnya, saya cukup surprised. Banyak yang bilang, kalau lagu ciptaan saya itu susah-susah gampang dinyanyikan, terutama dari segi penghayatan, karena lirik saya biasanya sangat spesifik. Tapi, mungkin karena Maudy sendiri memerankan Kugy jadi dia tahu betul bagaimana emosi dan suasana hati Kugy, jadi dia membawakannya dengan sangat baik dan pas. Saya sangat suka hasilnya. Maudy punya kualitas innocent dalam vokalnya yang menurut saya sangat dibutuhkan oleh lagu Perahu Kertas “Konsep video clipnya sangat berorientasi kepada Kugy dan Maudy Ayunda. Dengan penggalan-penggalan adegan film ‘Perahu Kertas’ ditambah dengan scenes Maudy sendrian sedang benyanyi dengan gitarnya di suatu pendopo gallery.

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !